Di Penghujung Ufuk

Belukar menguning, Jati meranggas. Kemarau. Aku masih berjalan mengiring kali kecil penghubung Desa Rengkok dengan Desa Balonggereng, menapaki jalan bebatuan yang berserak, sesekali melintasi petak-petak sawah yang ditinggal pemiliknya. Aku membawa sekeranjang besar mangga untuk ibu. Semoga ia mengampuniku.
*
“Rong Dosoworso*, nduk.” Ibu menggumam, mengayun-ayun kursinya yang renta, seperti dirinya. “Rong Dosoworso, enggonku ngenteni,” lanjutnya. Aku [...]

Read Users' Comments (29)

Ya Rasul, Muhammad…

“Nak, kamu tahu rasulullah?” tanyaku pada gadis kecilku, Dewi, suatu kali. Ia menggeleng lemah, kiranya ia tidak mengerti.
“Lalu, apa yang kamu tahu?” ujarku mencoba membuatnya lebih fokus.
“Nabi Muhammad, ” jawabnya singkat. Dewi masih sibuk dengan crayon-crayonnya. Ia menggambar.
Aku tertawa dalam hati. Toh sama saja, pikirku.
“Rasulullah itu ya Nabi Muahmmad, nak,” jelasku padanya. Sesaat crayon yang [...]

Read Users' Comments (35)

Lingga-Yoni

Secangkir kopi panas mengepul di sebelahku, aku yakin siapa yang membikinkan: lelaki tinggi tegap dengan belahan samping rambutnya. Wangi —kala kuciumi aromanya. Atletis dengan dagu runcing menyertai keelokannya. Yang paling kusuka, tonjolan kaku-keras rahang serta tulang matanya, memberi kesan macho. Tak ketinggalan, kulitnya yang kasar namun terasa lembut ketika menyentuh pipi dan bibirku, ah ya, [...]

Read Users' Comments (45)