Berkah Dari Masalah

Matahari– Coba ditengok, pasti menyenangkan jika tahu bahwa matahari memancarkan teriknya, ketika musim hujan begini. Setidaknya Jakarta bebas dari banjir.
Hujan– Tentu menyenangkan ketika terik-gersang menyembul dari balik ufuk sehingga orang menjadi kepanasan dan kering. Setidaknya terselamatkan dari mandi-keringat.

*

Pernah terpikir bahwa pepatah lama seperti: Rumput tetangga jauh lebih hijau memang berlaku? Seperti sebuah kutukan atau memang kebenaran umum bahwa manusia selalu merasa kekurangan atas apa yang dimilikinya.
Dalam hal ini saia tidak mau mengeneralisir, namun nyatanya memang seperti itulah yang terjadi. Kebanyakan mereka saling iri, dengki, jika tidak memiliki apa yang dimiliki selainnya.
Belajar bersyukur memang penting, jika kita masih menganggap bahwa – kabar buruknya– di dunia ini masih ada yang hidup selain kita. Jika tidak, ya sudah, berakting seolah-olah hanya kita satu-satunya spesies di muka bumi, mungkin lebih menyenangkan karena mampu memiliki segalanya. Tidak ada saingan.
Tapi, berbicara secara realistis, ternyata makhluk-makhluk lain –entah yang diinginkan atau tidak –juga ikut-ikutan menghirup oksigen di sekitar. Jadi, memang, bersyukur –meskipun bukan merupakan hobi setiap orang– memang diharuskan. Agar kita tidak buta dan semena-mena mengklaim bahwa orang lain sombong hanya karena punya Marcedes, atau membunuh kambing tetangga hanya karena terlihat lebih cantik.
Melihat dunia dari sudut pandang berbeda memang sulit– dan tidak mengasyikkan sama sekali– tapi mujarab jika ingin mengobati sakit hati dalam keterpurukan.
Maka, cobalah untuk memiliki sudut pandang yang berbeda jika sedang menghadapi masalah, bahkan sesulit apapun masalah itu. Jika beruntung masalah tersebut akan menjadi “berkah tersendiri” dalam hidup.

** Mulai melihat jerawat di dagu sendiri dengan sudut pandang berbeda, setidaknya jerawat itu gak segede bola tennis dan menclok di IDUNG!! **

37 Responses to “Berkah Dari Masalah”

  1. Fenty says:

    Pertamaaaxxx *halah*

    Iya … sering banget mikir itu juga
    Semoga masalah yang aku hadapin ada manfaatnya

  2. shei says:

    insyaALLAH mbak, coba diliat dari perspektif berbeda ^^

  3. [H] says:

    hmmm,,pengalaman pribadi yah kalah saing sama embe tetangga?!? heuheu,,

  4. Didien® says:

    yupppzzz…bersyukur dengan apa yg sudah di anugerahkan oleh Allah pada kita adalah lebih bijak dari pada mengeluhkan ini itunya…Apapun itu akan ada hikmahnya amin…. ^_^

    salam hangat,

  5. shei says:

    Hihihi..Tau aja.. ^^

  6. fath says:

    hm… *manggut2*

    jadi, keamanan server itu sangat penting, setting firewall harus bener ya? i see…

    *los pokus*

    *nyelem di pasir*

  7. det says:

    terdengar seperti sedang menasehati dirimu sendiri

  8. shei says:

    @ fath: Hihihi…Beanr…sperti itulah , tergantung intepretasi
    @ det : Baguslah kao anda gak merasa kayak gitu ^^

    jadi biar saia sendiri yang mengambil hikmah

  9. yanuar says:

    mendingan kitta sentiasa bersyukur az….dengan semua yang kita terima dan dimiliki. kalo kita bersyukur kan akan diberi kelapangan dan rezeki lebih…

    setuju tidak sahabat…?

  10. k.u.c.l.u.k says:

    “Jika beruntung masalah tersebut akan menjadi “berkah tersendiri” dalam hidup.”

    itu kalo beruntung… kalo nggak!…

    sing penting iso mensukuri atas semuanya yang terjadi pada kita!

  11. shei says:

    kalo enggak yo muleh ae mas, mbalek nang RImbane masing-masing ^^

  12. Yunan says:

    Saya sebisa mungkin akan membuat RUMPUT saya menjadi sama HIJAU ataupun LEBIH HIJAU dari milik TETANGGA…

    Dan kalau ternyata saya tidak bisa, mungkin emang pupuk tetangga lebih bagus dari pada milik saya…

    Semangat…!!!

  13. det says:

    rumput tetangga itu ternyata rumput imitasi. dan ketika mau kembali ke rumput sendiri, sudah dimakan sama sapi yang lain

  14. willy says:

    Waduh, ra ngerti aku maksude… ada yag tau beli pupuk yang bagus dimana? mereknya apa? mau mupuk juga neh… hehehe..

  15. kira says:

    emmm,,,,
    no thing….

  16. radit says:

    mantaf lah pokoknya

    *ga ngerti maksute*

  17. Anton says:

    Nice blog mbak Salaam kenal
    Untuk postingan mbak saya kasih koment : Syukuri apa telah kita miliki serta berhenti untuk memiliki apa yang kita tidak bisa miliki. Lagipula, hal yang kita idamkan (rumput tetangga) tidak selalu tepat untuk kita…bukan begitu mbak?

  18. nameeman says:

    ooo,,iya,,
    gw jga kepikiran kyk gtu,,,,,

  19. nameeman says:

    smoga kta bisa mnghadapi smua yg mnjadi tantangan kita,,,

  20. bayu mukti says:

    ia mbak shei bener sekali . kita kadang kurang bersyukur dengan apa yang kita miliki, tapi selalu melihat orang lain yang lebih unggul dari kita, tapi kita tidak melihat masih banyak orang yang jauh lebih kurang beruntung dari diri kita .

  21. aR_eRos says:

    wah kalao segede bola tenis sih bukan jerawat tuh. jangan2 tumor hehehe *ngeri*

  22. Rusa Bawean says:

    setiap masalah
    pasti ada hikmahnya

  23. warnie peach says:

    yg pasti selalu sadar untuk selalu bersyukur dengan apa yg sudah Allah beri untuk kita semua.

    satu kata syukur alhamdullilah amat sangat jauh lebih baik dan barokah daripada sebuah keluhan yang hanya membuang2 energi.

    semangat!! ^^

  24. Rystiono says:

    Ealah…mung jerawat to mayare…

    *jitak shei!*

  25. septa says:

    alow teman-teman blogger…ikutan 3rd IBSN Blog award yuk..

    silahkan daftarkan url artikel disini

    keterangan yang lebih lanjut bisa dilihat disini

    akhir pandaftaran artikel 25 Maret ‘09 jam 23.59 wib..

    IBSN = Berbagi Tak Pernah Rugi ^_^

    by. komporizer tim : septa

  26. latree says:

    kukncinya adalah senantiasa bersyukur dengan yang ada…

    nice post

  27. dion says:

    nuwun sewu…..
    numpang liwat…..

  28. gi3 says:

    Huoerg………..

    priye kabre Bocah siji ikie?

    sae2 mawunkan?

    Iku Jerawate Supu sing DiBahas

    **Kaboer…**

  29. meylya says:

    eank pasti tetep bersyukur pada atas semua KaruniaNya
    salam kenal

  30. Gempur says:

    mudah-mudahan hikmahnya ndak terlewatkan. Amin Allahumma Amin

  31. ciwir says:

    hhmmm… bener juga ya… semua selalu ada hikmahnya…
    salam kenal mbak..

  32. cenya95 says:

    dibalik semua tidankan baik salah atau benar pasti ada hikmahnya.
    LamNal

  33. kangtutur says:

    Emang ada Masalah apa?

    *komen dulu, baru baca* :lol:

  34. mudz069 says:

    Bila takbisa memiliki apa yang kita cintai, cintailah apa yang sudah kita miliki………
    Ungkapan jaman kolobendu itu ternyata masih up to date sampe sekarang, dijaman yang katanya serba sulit, dijaman yang katanya dimana memiliki yang haram saja susah palagi yang halal.

    Kita memang profil makhluq yang tak pernah merasa “orgasme” dalam nafsu duniawi.
    Dah punya sepeda pingin motor. Ntar dah punya motor pingin mobil. Dah punya mobil pingin pesawat…………
    Kadang sempat kebayang juga, ini “pembuatnya” yang salah disain atau gimana ya ? mbikin produk saja kog ya kurang “sempurna”.
    Tapi syukurlah, sifat tidak pernah “orgasme”, tidak pernah puas itu bisa membuat hidup ini lebih hidup.
    Bukan keberadaan Hawa itu request dari ketidakpuasan seorang Adam dan pada akhirnya membawa mereka kemuka bumi ini, ke “ketidakpuasan-ketidakpuasan” yang lain ?

  35. fetro says:

    berkah dari sebuah masalah adalah didapatnya sebuah kebijaksanaan

  36. tuannico says:

    trus ada juga yang bilang gini ” masaLah itu harus dipecahkan”

    salh. masalah kalau di pecahkan maLah jadi banyak (pecah kemana mana).. yang benar adalah ” masalah ada untuk di selesaikan.

    Lagi puLa ‘masalah” kan bumbu dari kehidupan..
    rasa nya bakal hambar saja jika hidup ga ada masalah.

    seperti sayah, aduh harus pakai kacamata. pandangan kabur.
    eh, sayah maLah terlihat Lebih ganteng jadi nya dengan kacamata.. hhe.

    akhir nya sayah maLah mencintai masaLah mata sayah ini.. hho

  37. adicahblora says:

    wah kalu aku belum menemukan berkah dari masalah yang habis aku alami…
    mumetz..

Leave a Reply